Sabtu, 19 Oktober 2019

About Semantic

SEMANTIC



Pengertian Semantik

   Semantik yaitu cabang linguistik yang mempelajari mengenai arti/makna yang terkandung di suatu bahasa, kode atau jenis representasi lain.

    Dengan bahasa lain, semantik merupakan pembelajaran tentang makna. Seringkali semantik dihubungkan dengan dua aspek lain yakni sintaksis yakni pembentukan simbol kompleks dari simbul yang lebih sederhana, dan pragmatika yaitu pemakaian praktis simbol oleh komunitas pada konteks tertentu.

      Pengertian lain dari semantik adalah pembelajaran tentang arti yang dipakai untuk memahami ekspresi manusia melalui bahasa. Bentuk lain dari semantik meliputi bahasa pemrograman, logika formal dan semiotika.

Pengertian Semantik Menurut Para Ahli

1. Lyons (1968:400)
Pengertian Semantik menurut Lyons adalah The term semantics is of relatively origin, being coined in the late ningteenth century froma Greek verb meaning to signify. Artinya semantik adalah istilah asal yang relatif baru, yang diciptakan pada akhir abad kesembilan belas dari arti kata kerja Yunani yang diartikan untuk menandakan”)

2. Palmer (1981:1)
Pengertian Semantik menurut Palmer adalah Semantics is the technical term used to refer to the study of meaning, and since meaning is part of language, semantics is a linguistic. Artinya semantic adalah istilah yang merujuk dalam suatu studi tentang makna, dan karena makna merupakan bagian dari bahasa, sehingga semantik adlah bagian dari linguistik.

3. Kridalaksana (2001:1993)
Pengertian Semantik menurut Kridalaksana adalah bagian dari 
struktur bahasa yang berkaitan dengan makna ungkapan dan dengan struktur makna suatu wicara.

4. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Pengertian Semantik menurut KBBI adlah arti, maksud pembicara dan penulis, atau pengertian yang diberikan pada suatu bentuk pembahasan.

5. Kreidler (1998:3)
Pengertian Semantik menurut Kreidler adalah Semantics is the systematic study of meaning, and linguistic semantics is the study of how languages organize and express meanings. Artinya semanitk adalah studi sistematik makna, dan semantik linguistik adalah studi dari bagaimana bahasa mengorganisasi dan mengekspresikan makna.
Baca Juga:  √ Pengertian Teks Cerita Ulang, Struktur, Unsur, Jenis, Ciri, Kaidah Kebahasaan & Contohnya

6. Tarigan (1985:7)
Pengertian Semantik menurut Tarigan adalah semantik menelaah lambang atau tanda yang menyatakan makna, hubungan makna satu dengan yang lain, dan pengaruhnya terhadap manusia dan masyarakat.

7. Griffiths (2006:1)

Pengertian Semantik menurut Griffiths adalah Semantics is the study of the “toolkit” for meaning: knowledge encoded in the vocabulary of the language and in its patterns for building more eleborate meanings, up to the level of sentence meanings. Artinya semantik adalah studi tentang makana: pengetahuan tentang kode dalam kosakata bahasa dan pola untuk membangun makna yang lebih rumit, sampai ke tingkat makna kalimat.

8. Chaer (1994:60)
Pengertian Semantik menurut Chaer, dalam semantik yang dibahas adalah hubungan antara kata dengan konsep atau makna dari kata tersebut, serta benda atau hal yang dirujuk oleh makna itu yang berada diluar bahasa.


Sejarah Perkembangan Semantik
Semantik di dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris semantics, dari bahasa Yunani Sema (Nomina) ‘tanda’: atau dari verba samaino ‘menandai’, ‘berarti’. Istilah
tersebut digunakan oleh para pakar bahasa untuk menyebut bagian ilmu bahasa yang mempelajari makna. Semantik merupakan bagian dari tiga tataran bahasa yang meliputi fonologi, tata bahasa (morfologi-sintaksis) dan semantik.

Istilah semantik baru muncul pada tahun 1984 yang dikenal melalui American Philological Association ‘organisasi filologi amerika’ dalam sebuah artikel yang berjudul Reflected Meanings: A point in Semantics. Istilah semantik sendiri sudah ada sejak abad ke-17 bila dipertimbangkan melalui frase semantics philosophy.

Sejarah semantik dapat dibaca di dalam artikel “An Account of the Word Semantics (Word, No.4 th 1948: 78-9). Breal melalui artikelnya yang berjudul “Le Lois Intellectuelles du Language” mengungkapkan istilah semantik sebagai bidang baru dalm keilmuan, di dalam bahasa Prancis istilah sebagai ilmu murni historis (historical semantics).

Historical semantics ini cenderung mempelajari semantik yang berhubungan dengan unsur-unsur luar bahasa, misalnyaperubahan makna dengan logika, psikologi, dst. Karya Breal ini berjudul Essai de Semanticskue. (akhir abad ke-19).

Reisig (1825) sebagai salah seorang ahli klasik mengungkapkan konsep baru tentang grammar (tata bahasa) yang meliputi tiga unsur utama, yakni etimologi, studi asal-usul kata sehubungan dengan perubahan bentuk maupun makna; sintaksis, tata kalimat dalam semasiologi, ilmu tanda (makna).

Semasiologi sebagai ilmu baru pada 1820-1925 itu belum disadari sebagai semantik. Istilah Semasiologi sendiri adalah istilah yang dikemukakan Reisig. Berdasarkan pemikiran Resigh tersebut maka perkembangan semantik dapat dibagi dalam tiga masa pertumbuhan, yakni:
  1. Masa pertama, meliputi setengah abad termasuk di dalamnya kegiatan reisig; maka ini disebut Ullman sebagai ‘Undergound’ period.
  2. Masa Kedua, yakni semantik sebagai ilmu murni historis, adanya pandangan historical semantics, dengan munculnya karya klasik Breal(1883)
  3. Masa perkembangan ketiga, studi makna ditandai dengan munculnya karya filolog Swedia Gustaf Stern (1931) yang berjudul “Meaning and Change of Meaning With Special Reference to the English Language Stern melakukan kajian makna secara empiris.
Semantik dinyatakan dengan tegas sebagai ilmu makna, baru pada tahun 1990-an dengan munculnya Essai de semantikue dari Breal, yang kemudian pada periode berikutnya disusul oleh karya Stern. Tetapi, sebelum kelahiran karya stern, di Jenewa telah diterbitkan bahan, kumpulan kuliah dari seorang pengajar bahasa yang sangat menentukan perkembangan linguistik berikutnya, yakni Ferdinand de Saussure, yang berjudul Cours de Linguistikue General. Pandangan Saussure itu menjadi pandangan aliran strukturalisme.

Menurut pandangan strukturalisme de Saussure, bahasa merupakan satu sistem yang terdiri atas unsur-unsur yang saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan (the whole unified). Pandangan ini kemudian dijadikan titik tolak penelitian, yang sangat kuat mempengaruhi berbagai bidang penelitian, terutama di Eropa.

Pandangan semantik kemudian berbeda dengan pandangan sebelumnya, setelah karya de Saussure ini muncul. Perbedaan pandangan tersebut antara lain:
1.Pandangan historis mulai ditinggalkan
2.Perhatian mulai ditinggalkan pada struktur di dalam kosa kata,
3.Semantik mulai dipengaruhi stilistika
4.Studi semantik terarah pada bahasa tertentu (tidak bersifat umum lagi)
5.Hubungan antara bahasa dan pikira mulai dipelajari, karena bahasa merupakan kekuatan yang menetukan dan mengarahkan pikiran (perhatian perkembangan dari ide ini terhadap SapirWhorf, 1956-Bahasa cermin bangsa).
6.Semantik telah melepaskan diri dari filsafat, tetapi tidak berarti filsafat tidak membantu perkembangan semantik (perhatikan pula akan adanya semantik filosofis yang merupakan cabang logika simbolis.

Pada tahun 1923 muncul buku The Meaning of Meaning karya Ogden & Richards yang menekankan hubungan tiga unsur dasar, yakni ‘thought of reference’ (pikiran) sebagai unsur yang menghadirkan makna tertentu yang memiliki hubungan signifikan dengan referent(acuan). Pikiran memiliki hubungan langsung dengan symbol (lambang). Lambang tidak memiliki hubungan langsung dengan symbol (lambang).

Lambang tidak memiliki hubungan yang arbitrer. Sehubungan dengan meaning, para pakar semantik biasa menetukan fakta bahwa asal kata meaning(nomina) dari to mean (verba), di dalamnya banyak mengandung ‘meaning’ yang berbeda-beda. Leech (1974) menyatakan bahwa ahli-ahli semantik sering tidak wajar memikirkan’the meaning of meaning’ yang 
diperlukan untuk pengantar studi semantik.

Mereka sebenarnya cenderung menerangkan semantik dalam hubungannya dengan ilmu lain; para ahli sendiri masih memperdebatkan bahwa makna bahasa tidak dapat dimengerti atau tidak dapat dikembangkan kecuali dalam makna nonlinguistik.

Jenis- Jenis Semantics

Ada beberapa jenis semantics yang diketahui antara lain:

1. Semantik Behavioris 
Para penganut aliran behavioris memiliki sikap umum: (1) penganut pandangan behavioris tidak terlalu yakin dengan istilah-istilah yang bersifat mentalistik berupa mind, concept, dan idea: (2) tidak ada perbedaan esensial antara tingkah laku manusia dan hewan: (3) mementingkan factor belajar dan kurang yakin terhadap faktor-faktor bawaan: dan (4) mekanismenya atau determinasinya.
Berdasarkan sketsa itu makna berada dalam rentangan antara stimulus dan respon, antara rangsangan dan jawaban. Makna ditentukan oleh situasi yang berarti ditentukan oleh 
lingkungan. Karena itu, makna hanya dapat dipahami jika ada data yang dapat diamati yang berada dalam lingkungan pengalaman manusia. Contoh: seorang ibu yang menyuapkan makanan pada sibayi.

2. Semantik Deskriptif
Semantik deskriptif yaitu kajian semantik yang khusus memperlihatkan makna yang sekarang berlaku. Makna kata ketika kata itu untuk pertama kali muncul. Tidak diperhatikan. Misalnya dalam bahasa Indonesia ada kata juara yaitu ornag yang mendapat peringkat teratasa dalam pertandingan tanpa memperhatikan makna sebelumnya yaitu pengatur atau pelerai dalam persabungan ayam. Jadi, Semantik deskriptif hanya memperhatikan makna sekarang.

3. Semantik Generatif
Konsep-konsep yang terkenal dalam aliran ini adalah: (1) kompetensi (competence), yaitu kemampuan atau pengetahuan bahasa yang dipahami itu dalam komunikasi: (3) struktur luar, yaitu unsur bahasa berupa kata atau kalimat yang seperti terdengar: dan (4) struktur dalam, yaitu makna yang berada dalam struktur luar. Aliran ini menjadi terkenal dengan munculnya buku Chomsky tahun 1957 yang kemudian diperbarui.
Teori semantic generatif muncul tahun 1968 karena ketidak puasan linguis terhadap pendapat Chomsky. Menurut pendapat mereka struktur semantik dan struktur sintaksis bersifat homogen. Struktur dalam tidak sama dengan struktur semantik. Untuk menghubungkannya digambarkan dengan satu kaidah, yaitu transformasi. Teori ini tiba pada kesimpulan bahwa tata bahasa terdiri dari struktur dalam yang berisi tidak lain dari struktur semantik dan struktur luar yang merupakan perwujudan ujaran kedua struktur ini dihubungkan dengan suatu proses yang disebut transformasi.

4. Semantik Gramatikal
Semantik gramatikal adalah studi simentik yang khususnya mengkaji makna yang terdapat dalam satuan kalimat. Verhaar mengatakan Semantik gramatikal jauh lebih sulit dianalisis. Untuk menganalisis kalimat masih duduk, kakak sudah tidur tidak hanya ditafsirkan dari kata-kata yang menyusunnya. Orang harus menafsirkan keseluruhan isi kalimat itu serta
sesuatu yang ada dibalik kalimat itu. Sebuah kata akan bergeser maknanya apabila diletakkan atau digabungkan dengan kata lain.

5. Semantik Leksikal
Semantik leksikal adalah kajian simentik yang lebih memuaskan pada pembahasan sistem makna yang terdapat dalam kata. Semantik leksikal tidak terlalu sulit. Sebuah kamus merupakan contoh yang tepat untuk Semantik leksikal: makna setiap kata diuraikan disitu. Jadi, Semantik leksikal memperhatikan makna yang terdapat didalam kalimat kata sebagai satuan mandiri.

6. Semantik Historis
Semantik historis adalah studi semantik yang mengkaji sistem makna dalam rangkaian waktu. Studi semantik historis ini menekankan studi makna dalam rentangan waktu, bukan perubahan bentuk kata. Perubahan bentuk kata lebih banyak dikaji dalam linguistic hoistoris. Asal-usul kata menjadi bagian studi etimilogi. Semantik ini membandingkan kata-kata berdasarkan periode atau antara kata pada masa tertentu
dengan kata pada bahasa yang lain. Misalnya dalam BI terdapat kata padi dan dalam bahasa jawa terdapat kata pari. Fonem/ d/ dan/ r/ berkorespondensi.

7. Semantik Logika
Sematik logika adalah cabang logika modern yang berkaitan dengan konsep-konsep dan notasi simbolik dalam analisis bahasa semantik logika mengkaji sistem makna yang dilihat dari logika seperti yang berlaku dalam matematika yang mangacu kepada kata pengkajian makna atau penafsiran ajaran, terutama yang dibentuk dalam sistem logika yang oleh Carnap disebut semantik.
Dalam semantik logika dibahas makna proprsi yang dibedakan dengan kalimat, sebab kalimat yang berbeda dalam bahasa yang sama dapat aja diujarkan dalam proporsi yang sama. Sebaliknya, sebuah kalimat dapat diujarkan dalam dua atau lebih proporsi. Proporsi boleh benar boleh salah, dan lambang disebut sebagai variabel proporsional dalam semantik logika.

8. Semantik Struktural
Semantik struktural bermula dari pandangan linguis struktural yang dipelopori oleh Saussure. Penganut strukturalisme berpendapat bahwa setiap bahasa adalah sebuah sistem, sebuah hubungan struktur yang unik yang terdiri dari satuan-satuan yang disebut struktur. Struktur itu terjelma dalam unsure berupa fonem, morfem, kata, frase, klausa, kalimat, dan wacana yang membaginya menjadi kajian fonologi, morfologi, sintaksis, dan wacana.

Unsur-Unsur Semantik

Dalam semantik, terdapat unsur-unsurnya, yaitu:

1. Tanda dan Lambang (Simbol)Tanda dan lambang (simbol) adalah dua unsur yang ada dalam bahasa. Tanda dikembangkan menjadi suatu teori yang disebut dengan semiotik. Semiotik mempunyai tiga aspek yang berhubungan dengan ilmu bahasa, yakni aspek sintaksis, aspek pragmatik, aspek semantik.

2. Makna Leksikal dan Hubungan ReferensialUnsur leksikal merupakan unit terkecil         dalam sistem makna sebuah ilmu bahasa dan keberadaannya bisa dibedakan dari unit terkceil lainnya.

3. Makna leksikal bisa dalam bentu categorematical dan syscategorematical, adlaah seluruh kata dan impleksi, kelompok ilmiah dengan arti makna struktural yang harus diartikan dalam satuan konstruksi. Sedangkan hubungan referensial merupakan hubungan yang ada antara suatu kata dan dunia luar bahasa yang diacu pembicaraan.

4. PenamaanPenamaan adalah proses pencarian lambang bahasa untuk menggambarkan objek konsep, proses dan sebagainya. Seringkali dengan menggunakan perbendaraan yang ada, antara lain seperti dengan perubahan makna yang mungkin atau dengan pencitraan kata atua kelompok kata.

Ciri -Ciri Semantics

1. Semantik adalah kajian mengenai hubungan antara tanda (lambang) dengan objek yang diacu oleh tanda tersebut 
2. Semantik adalah kajian mengenai makna.


Hubungan Semantik dengan Tataran Ilmu Sosial lain

Berlainan dengan tataran analisis bahasa lain, semantik adalah cabang imu linguistik yang memiliki hubungan dengan Imu Sosial, seperti sosiologi dan antropologi. Bahkan juga dengan filsafat dan psikologi.

1 Semantik dan Sosiologi
Semantik berhubungan dengan sosiologi dikarenakan seringnya dijumpai kenyataan bahwa penggunaan kata tertentu untuk mengatakan sesuatu dapat menandai identitas kelompok penuturnya.

Contohnya :
Penggunaan / pemilihan kata ‘cewek’ atau ‘wanita’, akan dapat menunjukkan identitas kelompok penuturnya.
Kata ‘cewek’ identik dengan kelompok anak muda, sedangkan kata ‘wanita’ terkesan lebih sopan, dan identik dengan kelompok orang tua yang mengedepankan kesopanan.

2 Semantik dan Antropologi
Semantik dianggap berkepentingan dengan antropologi dikarenakan analisis makna pada sebuah bahasa, menalui pilihan kata yang dipakai penuturnya, akan dapat menjanjikan klasifikasi praktis tentang kehidupan budaya penuturnya.

Contohnya :
Penggunaan / pemilihan kata ‘ngelih’ atau ‘lesu’ yang sama-sama berarti ‘lapar’ dapat mencerminkan budaya penuturnya.
Karena kata ‘ngelih’ adalah sebutan untuk ‘lapar’ bagi masyarakat  Jogjakarta. Sedangkan kata ‘lesu’ adalah sebutan untuk ‘lapar’ bagi masyarakat daerah Jombang.

Analisis Semantik

Dalam analisis semantik, bahasa bersifat unik dan memiliki hubungan yang erat dengan budaya masyarakat penuturnya. Maka, suatu hasil analisis pada suatu bahasa, tidak dapat digunakan untuk menganalisi bahasa lain.

Contohnya penutur bahasa Inggris yang menggunakan kata ‘rice’ pada bahasa Inggris yang mewakili nasi, beras, gabah dan padi.

Kata ‘rice’ akan memiliki makna yang berbeda dalam masing-masing konteks yang berbeda. Dapat bermakna nasi, beras, gabah, atau padi.

Tentu saja penutur bahasa Inggris hanya mengenal ‘rice’ untuk menyebut nasi, beras, gabah, dan padi. Itu dikarenakan mereka tidak memiliki budaya mengolah padi, gabah, beras dan nasi, seperti bangsa Indonesia.

Kesulitan lain dalam menganalisis makna adalah adanya kenyataan bahwa tidak selalu penanda dan referent-nya memiliki hubungan satu lawan satu. Yang artinya, setiap tanda lingustik tidak selalu hanya memiliki satu makna.

Adakalanya, satu tanda lingustik memiliki dua acuan atau lebih.  Dan sebaliknya, dua tanda lingustik, dapat memiliki satu acuan yang sama.
Baca Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 4 Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli

Hubungan tersebut dapat digambarkan dengan contoh-contoh berikut :



Ruang Lingkup Semantik

Seperti dinyatakan bahwa semantik mencakup bidang yang sangat luas, baik dari struktur dan fungsi bahasa maupun dari segi interdisiplin bidang ilmu (Fatimah, 2009: 4). Tetapi dalam hal ini ruang lingkup semantik terbatas pada hubungan ilmu makna itu sendiri dibidang linguistik.

Faktor nonlingistik ikut mempengaruhi semantik sebagai fungsi bahasa non simbolik. Semantik adalah studi suatu pembeda bahasa dengan hubungan proses mental atau simbolisme dalam aktivitas bicara (Tarigan, 2004: 5).

Hubungan bahasa dengan proses mental dapat dinyatakan dengan beberapa cara. Beberapa pakar proses mental tidak perlu dipelajari karena membingungkan, sebagian lagi menyatakan bahwa proses mental harus dipelajari secara terpisah dari semantik, atau semantik dipelajari tanpa menyinggung proses mental.

Dalam kenyataannya, semantik atau makna berkaitan erat dengan struktur dan fungsi. Artinya struktur tanpa makna dan manka tanpa struktur tidak mungkin ada. Jadi bentuk atau struktur, fungsi dan makna merupakan satu kesatuan dalam meneliti atau mengkaji unsur-unsur bahasa.

Dari adanya sejumlah tataran dan kompleksitas dapat dimaklumi bahwa meskipun makna dan lambang serta aspek semantik dan tata bahasa merupakan unsur-unsur yang tidak dapat dipisah-pisahkan, dalam menentukan hubungan semantik dan linguistik masih terdapat sejumlah perbedaan. Ada pengkaji yang lebih senang menyebut semantik dengan teori makna dan langsung memasukkannya kedalam bidang filsafat bahasa (Aminuddin, 2001: 27).

Pada sisi lain ada juga pengkaji yang beranggapan bahwa selama dalam abstraksi dan proses relasi dan kombinasi, makna masih merupakan sesuatu yang abstrak sehingga kajian empiris dan hasil studi yang saintifik tidak mungkin dapat dilaksanakan dan dicapai.


Manfaat Semantik

Dibawah ini terdapat tiga manfaat semantik, diantaranya adalah:
Bagi seorang wartawan, reporter, atau orang-orang yang berkecimpung dalam dunia persuratkabaran dan pemberitaan :
Mereka akan memperoleh manfaat praktis dari pengetahuan mengenai semantik,yang dapat memudahkan dalam memilih dan menggunakan kata dengan makna yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Bagi peneliti bahasa :
Bagi pelajar sastra, pengetahuan semantik akan banyak member bekal teoritis untuk menganalisis bahasa yang sedang dipelajari.

Sedangkan bagi pengajar sastra, pengetahuan semantik akan member manfaat teoritis, maupun praktis. Secara teoritis, teori-teori semantik akan membantu dalam memahami dengan lebih baik bahasa yang akan diajarkannya. Dan manfaat praktisnya adalah kemudahan untuk mengajarkannya.

Bagi orang awam :
Pemakaian dasar-dasar semantik tentunya masih diperlukan untuk dapat memahami dunia yang penuh dengan informasi dan lalu-lintas kebahasaan yang terus berkembang.


Kesimpulan

Bahasa merupakan alat komunikasi manusia yang tidak terlepas dari arti atau makna pada setiap perkataan yang diucapkan. Semantik merupakan salah satu cabang ilmu yang dipelajari dalam studi linguistik. Dalam semantik kita mengenal yang disebut klasifikasi makna, relasi makna, erubahan makna, analisis makna, dan makna pemakaian bahasa. Semantik adalah subdisiplin linguistik yang membicarakan makna yaitu makna kata dan makna kalimat



SOURCE









103 komentar:

  1. halo wawan.. XD
    cause we got same material to explore, i just wanna ask you how interest you are in this branches of linguistic?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi viraav
      I am very interested in semantics because by studying semantic science, I gained a lot of knowledge that I have not known before, learning about it has encouraged me to create this blog, and can be read by many people.

      Hapus
  2. Explain the location of antonyms in the language of the teacher such as the level of morpheme, words, phrases, and sentences?

    BalasHapus
  3. wow, your blog is really long, wan: ') you have to be told like a reading culture, it means wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. for me if I make a lot of explanations, the more knowledge we get. if you feel this is too long, you can only read the points you want. don't complicate your life dude!

      Hapus
  4. Hello wan two three.. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜…
    I just wanna give you an advice, because I think you give too much semantics' meaning according to the experts, you should only give two or three as a comparison so it doesn't confuse the reader. After that you can give a semantic understanding from your own opinion so that it will be easy to understand.
    Thank you ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
    Balasan
    1. I thought before that if I made a lot of sense it would help the reader get a lot of information, apparently you don't think so. Alright, thank you for the advice you gave. for the next blog I will make it more effective.

      Hapus
    2. Yeah, i think too much definition according to experts will make the readers confused. I think it would be better and efficient if you put only two or three experts and then you conclude it besides your own understanding.
      By the way, thank you for the information wan ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  5. Hello wan two three.. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜…
    I just wanna give you an advice, because I think you give too much semantics' meaning according to the experts, you should only give two or three as a comparison so it doesn't confuse the reader. After that you can give a semantic understanding from your own opinion so that it will be easy to understand.
    Thank you ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  6. This blog very flat like your face wan hehe but you look always pretty wan don't worry

    BalasHapus
    Balasan
    1. You said my face is flat? huahaha okay i will have more expression from now๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ and thanks for saying I'm pretty๐Ÿฅฐ

      Hapus
  7. I like read your blog wan rizka, good information your blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you so much Febby, I hope you can understand well about my material. If you want to ask anything, you can give me question here. I'll try to answer your question ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  8. I like read your blog wan rizka, good information your blog

    BalasHapus
  9. u're content too long and I guess it u coppypaste. because u're content same like u're other semantic friends. like my advice for the others,u need to write it on u're note, and retype

    BalasHapus
    Balasan
    1. of course I copied this sis, because I'm still a student. I read the material here throughly I read correctly, then I arrange it in detail. if you think my material is too long you can only read the parts you want. thank you

      Hapus
  10. Hai waan, i just wanna give an advice to make your more detailed material

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you for the advice you have given, I will create a more effective blog. if there's something you want to ask, you can ask here about my material, I'll answer asap

      Hapus
  11. I think your blog is very nice. But it will more interesting if you give a joke in your blog. So that your blog is not too flat ๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. I am a very serious person, and cannot make a joke. if i do that for sure it's gonna be garing you know.

      Hapus
  12. Your blog is very good, but my advice to you, make conclusions that are easy to understand. because I am still confused by what you explained, it is less able to mean what you mean right ๐Ÿ˜‚ thank youuu

    BalasHapus
    Balasan

    1. I'm sorry for make you confused about the conclusion Shibta. But I think that is clear for me, just read again and you Will understand that.

      Hapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Give me a reason for ehat is interesting from this blog. This is very boring. Boring banget akutu

    BalasHapus
    Balasan
    1. I don't think you are here to get information, I made it to provide information to everyone, not to make things that do not bored you, if you are bored open YouTube don't read blogs!!

      Hapus
  15. hi wan rizka ,, i have a question for you
    about semantic relations with other social sciences.
    semantics and sociology, what about the word "perempuan" which group belongs ??

    BalasHapus
  16. hi wan rizka ,, i have a question for you
    about semantic relations with other social sciences.
    semantics and sociology, what about the word "perempuan" which group belongs ??

    BalasHapus
  17. hi wan rizka ,, i have a question for you
    about semantic relations with other social sciences.
    semantics and sociology, what about the word "perempuan" which group belongs ??

    BalasHapus
  18. The explanation ia very long wan๐Ÿ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. I know that Maria, I have much explanation for readers who want to study serius. Not for readers like you who cannot catch the point, only can give bad comment

      Hapus
  19. I think Your blog ia very long like a jalan tol๐Ÿ˜ถ

    BalasHapus
  20. Hi wan Rizka! I wanna ask to you.what the definition of semantic behavior?

    BalasHapus
  21. Hello wan, I think your blog is boring and not artsy, let's make it interesting for readers

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hii Sahara. Thank you so much for your advice, I'll try to do my best on next blog, and make it more array like you said before.

      Hapus
  22. I want to ask, why you can be careless so that number 5 becomes a typo (semantic leksical) wrong focus to "ayang"๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

    BalasHapus
  23. hey , you know what?your matery so perfect and complete and i think everyone will be like this blog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hii Siti thank you so much. Only smart people only said like that, because so many people here said that I Made a very long explaination, but you are here said this is perfect. Thank you so much✨

      Hapus
  24. hello wann, thanks for sharing this, but you should shorten it to make it easier to understand, thankss๐Ÿ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hey afrilina, I wanna ask you, if I make it shorten it's mean I should delete the information? And my material doesn't complete anymore right? Sorry I cannot do that.

      Hapus
  25. Hello wan ,your blog ia really long, membosankan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Really diny? I think not, cause if everyone really need information for read, they Will love it even it ia long. And the meaning is you are don't want to study, if you bored just read nivel don't read blog!!

      Hapus
  26. Hi! ❤️
    I just want to give you an advice, your blog is good but the theme is less interesting, can you change the theme to make it look more interesting

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Irma๐Ÿ’– thank you for your advice. I have changed my theme, what do you think about it? It's still less interested?

      Hapus
  27. Hoamm i'm so sleepy to read this one two three ๐Ÿ˜‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. You say that right means that you are here not to learn, because if people want to learn, the more material they provide, the more useful they are.

      Hapus
  28. hello wan rizka
    in the semantic definition section which is code or other types of representations.
    Try to explain what is the meaning of representation?

    BalasHapus
  29. Hallo rizka ?
    Im bully,Your blog is boring

    BalasHapus
    Balasan
    1. I don't care of you said my blog is boring, cause I Made this for people who want to study, not people like you!

      Hapus
  30. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  31. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  32. Hello Wan ๐Ÿฅฐ
    what the definition of semantic generatif ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Generative semantics is the name of a research program within linguistics, initiated by the work of various early students of Noam Chomsky: John R. Ross, Paul Postal, and later James McCawley. George Lakoff and Pieter Seuren were also instrumental in developing and advocating the theory.

      The approach developed out of transformational generative grammar in the mid-1960s, but stood largely apart from, and in opposition to, work by Noam Chomsky and his later students. This move led to a more abstract framework and lately to the abandonment of the notion of the CFG formal grammar induced deep structure.

      A number of ideas from later work in generative semantics have been incorporated into cognitive linguistics, head-driven phrase structure grammar (HPSG), construction grammar, and into mainstream Chomskyan linguistics.

      Search from https://en.m.wikipedia.org/wiki/Generative_semantics

      Hapus
  33. hi wan, i really like your blog. because with a good theme and very suitable for your blog so that this blog comes alive in colors like our lives that are many colors๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚. but your explanation is too long and difficult for me to understand about semantic.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks for the good comment about my theme sis, but I have changed my theme now, isn't still look good? And so sorry for the long explaination, I made it with Indonesia language but why you still said it is hard to understand?

      Hapus
  34. Hi wan rizka๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š. Nice to meet you, this is first time I visit your blog. I think your blog very beautiful, and you give us the long explanation about semantic but, I think this is complete. I really like your blog. Keep writing wan rizka๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Hera Yunita, thanks for visit my blog, yeah I Made long explaination because I really want to give to other people more knowledge. Because now people only put short explanation and still many information we should search on other blog. I hope you can understand about the material.

      Hapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  36. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  37. Hi rizka ๐ŸŒธ how are you ? I hope you are good ๐Ÿ˜‰ but i'm not good rizka ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ i want to say this post is too long, and not attractive ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ because you only make all is words with 1 pic, and it is not interesting blog ๐Ÿ™„ you make me lazy to read it ๐Ÿ™๐Ÿ˜‘ why did you not put another thing to make your readers be interested when we open your blog ???? ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Ester, sorry if my blog make you lazy to read. But I think you are really lazy person, .I mean, what ever long the material, if you really want to study you'll read that.

      Hapus
  38. Hi rizka ๐ŸŒธ I think I have to give you some suggestions for your blog ๐Ÿ˜‰ please make every paragraph look like a paragraph ๐Ÿค“ and make every title be bold font because if you not make the different of title and explanation, it makes your readerswill be bored ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ and yeah I think put something interesting to make all your readers be interested when us open your blog ๐ŸŒธThank you

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello again Ester, thanks for your advice. I'll make a better blog for my next project. If you want to see my other blog, you can see on my new blog, I Made a video learning about semantics, and I think you Will like that

      Hapus
  39. Haiii wan ✋
    .Wow, you did it with the group members. You have such good friends. Thank you for making the unique video so we can get the meaning of Semantics more. Can you mention the examples of sign and symbol too? From your own perspective, why sign and symbol categorize as the elements of Semantics?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih maria, yeah we did it by group, and I'm really goad to have great partner like them, we Made the video together with our work hard. And finally we can finished and share to other people who want to study about semantics ✨

      Hapus
    2. signs and symbols are usually forms of images that have meaning. well of all the signs and symbols that we do not necessarily know all the meanings that have, because that signs and symbols are included in the semantic element. with semantics we can learn the meaning of these signs and symbols

      Hapus
  40. Hii wan rizkaa...i'm monica ayuni..this is the first time i visited your blog..and you know i'm really- really lije to your blog i think this is so amazing and cute ..oh I was confused about what to say because I was too impressed with the results of the video๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  41. First of all ... I like your template ... I think it's very interesting and looks colorful so people don't get bored to visit it.๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
    #greeting from me

    BalasHapus
  42. Secondly, I really like your videos ... I think you are very compact and trying to produce a unique and interesting video even you look very beautiful there ... Your videos are also very easy to understand ... I really really admire your efforts ... I give applaus for you guys๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  43. the third one I want to ask ... how do you guys make this very interesting video combination ?? or you are indeed very skilled in this field ?? Are there problems in the recording time? and how do you deal with those problems ?? so be this great video☺☺☺

    BalasHapus
  44. as a suggestion to you ... I hope you will always be compact and successful in doing anything ... but don't feel satisfied with what you get today because it will make you feel proud ... so keep trying and get better. .keep spirit dear
    #GREETING FROM ME

    BalasHapus
    Balasan
    1. that is a very good suggest, but you suggest not only being compact for 4 people but also compact for the whole class.

      Hapus
  45. i like your template! its simple yet eye catching. but maybe you need to work with your text alignments and indentation to make it easier to read. i also quite tickled when i see the post title in english while the whole post is in bahasa. you also need to work on that.
    other than that, i like it. keep it going.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you so much for visit my blog and for the advice sis, I'll try my best to make a better blog start now, and make people enjoy the read my blog.

      Hapus
  46. maybe you can add a video or slide shows that can make us easier to understand the point of your posts. it also could gave your blog a different vibe and make it even cooler

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeah sis, this is my first blog to explain about semantics, you can check my new blog and there I made a video about semantics, and I think you Will like that and can easy to understand.

      Hapus
  47. hi wanna ๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹I'm Lia silveria sinaga ๐Ÿ™‹ i have seen your blog presentation ๐Ÿ‘€๐Ÿ‘€ i think your explanation is very long and very boring can make me sleepy ๐Ÿ˜ช๐Ÿ˜ช and it also doesn't interest me like reading a journal ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello sis Lia, so sorry because I made a long material, but I have a reason for that, because I like to sharing more informasin for others, if I only make it shorten so I only can give little information for readers

      Hapus
    2. And fyi, this is my first blog about semantics, if you want to see another explaination that I have Made, you can chack on my new blog, at there I made a video about semantics

      Hapus
  48. hi wan ๐Ÿ™‹ if I may know, why did you choose this topic? why not other topics? there are still many other topics in linguistics? what makes you interested in this topic, so you choose this as your topic of discussion? thanks wan ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
    Balasan
    1. actually my first choice is syntax, but after researching again I finally chose semantics because it's easier to understand, it's true semantics is not my first choice, but I'm sure of all the semantic branches that I understand the most, and semantic is my last choice

      Hapus
  49. hi wan ๐Ÿ™‹I'm coming back ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚I hope you don't get bored to respond to my comments ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š in here i want to give you a gift ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ the gift is questions ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ so my questions is what are the benefits of learning your topic? is that important in teaching class to students? ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š thank you wan ๐Ÿ™ have a nice day ๐Ÿ˜‡

    BalasHapus
    Balasan
    1. in classy teaching we must use sentences that are easily understood by students, the clearer what we say the easier the students understand, then that is a teacher must learn linguistics and also semantics

      Hapus
  50. Hi hi riska,how are you?I hope nice.your blog can interesting if you add 1 picture make people understand๐Ÿ˜Š.its better๐Ÿ˜‰

    BalasHapus
  51. What the differwnt between indonesian in semantic and enlish in semantic?explain by your self ๐ŸŒน๐ŸŒน,okee riska๐ŸŒผ๐ŸŒผ

    BalasHapus
  52. Hi hi want.when you make this blog.you have good link right?๐Ÿค”.I want you give me good link make me more know about your topic๐ŸŒน

    BalasHapus
  53. Hy wan, two, three...
    So complete information and i think you already show your best in this post๐Ÿ‘ but i wanna give you an advice to carefully when you are typing. Because there are some words that have typo and the size of some sentence not same with others (small) .

    BalasHapus
  54. Hello wan, nice explanation tho ๐Ÿ˜Š
    After read your explanation i found that symbols are kinds of semantics. But in definition you said that semantic is the study about the meaning in a language. How come a symbol can be a language? Can you tell me why??
    Thank you

    BalasHapus
  55. Hi Wan Rizka , I want to ask you about what that you have posted. What are the benefits of studying semantic ?. Because if we learn about one thing, there must be benefits. Therefore, this time I want to know the benefits of studying semantic. I'm sure when you choose semantic there are benefits for you right ?. So please tell me what are the benefits of semantic.

    BalasHapus
  56. I have a question For you wan rizka ... The question is what makes you interested in choosing this topic? in linguistics there are still many other branches, so why did you choose it? and what makes you interested in this topic? can you explain me Wan Rizka ?? I hope you can answer it with enjoy

    BalasHapus
  57. Hello Wan. This posting is long with information but you don't use any media like power point or video to explain your topics, so its gonna make people feel boring.

    BalasHapus
    Balasan
    1. I post this with the aim of providing knowledge for those who want to copy material about semantics, for more information you can on my newnpost about semantics too, there I make a learning video about semantics. Thank yiu

      Hapus
  58. You also post with Indonesia Language even though you are student of English department also know this is Linguistics course, one of English majors courses.

    BalasHapus
  59. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  60. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  61. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  62. Hy wan, two, three...
    So complete information and i think you already show your best in this post๐Ÿ‘ but i wanna give you an advice to carefully when you are typing. Because there are some words that have typo and the size of some sentence not same with others (small) .

    BalasHapus
  63. heyy wan two three why did you, yeyen, fig, and vina make 1 material. can't you do it alone?

    BalasHapus
  64. I want to praise you that you are very creative in making this, but unfortunately you must unite first and not be able to do it yourself.

    BalasHapus
  65. explanations that are very easy to understand, you don't confuse the reader or the audience with your work. awesome!

    BalasHapus
  66. hemmmm but unfortunately you use full indonesian and don't show that your English students believe in creating a blog and explaining the material.

    BalasHapus
  67. You explain semantics in sequence starting from explanation according to some experts, content, division, and the best even though your material is long you are not lazy to make conclusions.

    BalasHapus
  68. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus